Membuat Kesepakatan Kelas
Salah
satu aksi nyata dari kegiatan guru penggerak di sekolah adalah menerapkan
budaya positif di sekolah. Penerapan budaya positif tersebut bisa berbagai
macam cara, salah satunya yang diterapkan adalah membuat kesepakatan kelas.
Dengan
membuat kesepakatan kelas oleh seluruh anggota kelas maka diharapkan semua hal
yang telah disepakati dapat berjalan dengan baik dan tidak adanya murid yang
melanggar. Dengan kesepakatan kelas sebagai salah satu upaya penciptaan suasana
kelas yang kondusif dan bermakna.
Adapun
langkah langkah yang saya laksanakan dalam membuat kesepakatan kelas tersebut
adalah sebagai berikut.
1. Membangun komunikasi yang baik dulu kepada murid,
dimana saya menyampaikan maksud dan tujuan dari pembuatan kesepakatan kelas.
2. Setelah murid semua paham dan menyetujui pembuatan
kesepakatan kelas tersebut, kemudian saya mengawali proses dengan melontarkan
ide untuk memotivasi murid lainya dalam mengemukakan pendapat. Kesepakatan
kelas yang disepakati untuk dibuat pertama adalah tentang tata tertib kelas
baik dalam belajar maupun saat istirahat.
3. Ternyata banyak murid yang menyampaikan pendapatnya
dalam menyusun kesepakatan kelas tersebut, yang hamper hamper sama, kemudian
disusun dengan kalimat yang mudah dimengerti dan tidak menimbulkan tafsir yang
berbeda beda.
4. Kesepakatan kesepakatan tersebut antara lain:
a.
Semua murid
disiplin waktu mulai belajar, selesai belajar, atau waktu pulang
b.
Diharapkan tidak
makan minum di ruang kelas
c.
Selalu menghormati
guru
d.
Berusaha mencari
gurunya jika guru brsangkutan belum masuk kelas
e.
Diusahakan jika
bermain dengan teman agar tetap pada batas kewajaran, tidak memfitnah, membully
atau mencemarkan nama baik
f.
Jika terjadi
pelanggaran atas salah satu atau lebih tentang kesepakatan kelas tersebut, maka
akan diingatkan kembali untuk tidak mengulangi pelanggaran lagi.
g.
Setiap waktu
tertentu akan diadakan pertemuan lagi untuk meninjau kesepakatan kelas yang
telah dibuat sebelumnya,
5. Demikian beberapa kesepakatan yang telah saya
sepakati dengan murid murid dengan menggunakan fasilitas WAG dan google meet.
6. Kesepakatan kelas tersebut kemudian disepakati untuk
dibuat di atas kertas manila dan ditempel nanti pada ruang kelas
7. Kesepakatan kelas tersebut kemudian ditanda tangani oleh
semua murid dan saya sendiri.
Kesepakatan
kelas yang sudah dibuat oleh warga kelas dan saya sendiri, dibacakan berkali
kali agar semua murid selalu mengingat dan menjalankan kesepakatan tersebut.
Pada saat pembacaan kesepakatan kelas, semua murid secara bergiliran maju dan
membacakan satu demi satu butir butir kesepakatan yang telah disepakati
bersama. Hal ini dapat meminimalisir adanya pelanggaran oleh mereka sendiri. Murid
terlihat begitu antusias dalam membaca seluruh kesepakatan kelas yang mereka telah
buat. Ada yang sambil bergaya al abaca puisi dalam proses pembacaannya. Dari
apa yang saya lihat dalam proses tersebut, saya berkeyakinan bahwa tidak aka
nada pelanggaran dalam menjalankan kesepakatan kelas yang sudah dibuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar